Skip navigation

Monthly Archives: May 2008

Guna percepatan “Indonesia bisa” Reformasi perlu kembali digelorakan dan diawali dengan reformasi pendidikan. Sebagaimana sebuah rumah tangga yang akan menyambut kelahiran seorang anak, maka proses bertemunya sperma dan telur perlu banyak persiapan. Kepatutan dalam pembelajaran di PTN yang tidak patut, telah menjadikan Mantan Dirjend Dikti Depdiknas mengeluarkan surat sehubungan hal di atas.

Bagaimana implementasi di lapangan dan peran PTS dalam pendidikan di Indonesia??? Tunggu episode berikutnya

2 September 2002

Nomor : 1859/D/T/2002
Lampiran : -
Perihal : Tata krama dan kepatutan dalam hal penerimaan mahasiswa baru.
Kepada Yth.:
Rektor Universitas/Institut Negeri
Rektor UI, IPB, UGM, ITB
Ketua Sekolah Tinggi Negeri
Direktur Politeknik Negeri

Sehubungan dengan masih adanya tatacara penerimaan mahasiswa baru yang menyimpang dan tidak sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 28/DIKTI/Kep/2002 tanggal 5 Juni 2002 tentang Penyelenggaraan Program Reguler dan Non-Reguler di Perguruan Tinggi Negeri , kami sampaikan dengan hormat beberapa penegasan sebagai berikut :

Masih terdapat PTN yang melakukan ujian seleksi mahasiswa baru setelah pengumuman SPMB untuk mengisi bangku kosong, hal ini jelas menunjukkan adanya standar ganda dalam proses penerimaan mahasiswa baru .

Masih terdapat PTN yang melakukan seleksi khusus untuk penerimaan mahasiswa baru lulusan SMU/SMK/MA tahun 2002 yang dimasukkan dalam kategori program ekstensi atau non-reguler dengan perkuliahan penuh waktu dan besaran SPP yang jauh lebih tinggi daripada mahasiswa reguler . Hal ini jelas bertentangan dengan ketentuan dalam Keputusan Dirjen dimaksud .

Masih banyak praktek penerimaan mahasiswa baru di PTN pada berbagai jenjang dan jenis program yang tidak sesuai kaidah dan kepatutan yang berlaku, sehingga menurunkan martabat dan wibawa PTN tersebut .

Dengan kasus-kasus tersebut di atas, kami mohon agar seluruh PTN mematuhi ketentuan yang berlaku khususnya Keputusan Dirjen Dikti No. 28/DIKTI/Kep/2002 dalam rangka meningkatkan citra martabat dan wibawa PTN.

Penyimpangan dan pelanggaran terhadap butir 4 di atas, ataupun pelanggaran bentuk lainnya dapat berakibat penghentian layanan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi kepada PTN, termasuk antara lain penghentian pemberian dana pembangunan (DIP).

Demikian agar menjadi pedoman dan atas perhatian yang diberikan kami sampaikan terima kasih.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi

Satryo Soemantri Brodjonegoro
NIP. 130 889 802
Tembusan Yth.:
Menteri Pendidikan Nasional (sebagai laporan)
Inspektur Jenderal Depdiknas
Sekretaris dan Direktur di Ditjen Dikti (untuk tindak lanjut).

Field Programmable Gate Array, atau yang sering disingkat FPGA banyak dipakai sistem kendali motor, baik motor DC maupun AC. Pada kendali motor DC, FPGA banyak dipakai pada DC-chopper (PWM DC), sedangkan pada kendali motor AC, FPGA banyak dipakai sebagai pembangkit sinyal PWM dan/atau pengolah sinyal umpan-balik quadratur (pada sistem kendali skalar). Pada tahun-tahun terakhir ini, FPGA juga banyak diterapkan pada pengendali motor AC berbasis FOC (Field Orientated Control) dan DTC (Direct Torque Control). Kecepatan operasi FPGA menjadi salah satu sebab utamanya.

Ada banyak metode kendali motor AC (motor induksi, motor sinkron) dengan kelebihan dan kekurangannya. Namun secara umum metode ini dapat dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Kendali Skalar (v/f konstan)
  2. Kendali berorientasi medan (Field Oriented Control, FOC)
  3. Kendali torsi langsung (Direct Torque Control, DTC)

Jaringan syaraf tiruan (artificial neural network) biasa juga disebut ANN, JST atau neural network adalah model sistem komputasi yang dapat bekerja seperti sistem syaraf biologis pada saat berhubungan dengan ‘dunia luar’. Terjemahan yang diambil bukan jaringan syaraf buatan seperti dalam menterjemahkan Artificial Inteligent (AI). Penggunaan kata buatan dapat memberikan konotasi, bahwa manusia berusaha membuat jaringan syaraf aslinya. Padahal maksud dari Jaringan Syaraf Tiruan adalah membuat model sistem komputasi yang dapat menirukan cara kerja jaringan syaraf biologis.

Pada dasarnya jaringan syaraf terdiri dari banyak elemen pemroses sederhana yang disebut neuron, sel, unit atau simpul. Sebagai bahan perbandingan, jumlah sel syaraf otak seekor cacing diperkirakan ada 1000 buah dan pada otak manusia kurang lebih 100 tiryun buah. Setiap sel syaraf berhubungan dengan sel syaraf lainnya memakai saluran komunikasi (comincation link) yang teratur dengan suatu bobot penghubung. Bobot-bobot tersebut digunakan oleh jaringan untuk menyelesaikan masalah. Jaringan syaraf tiruan mempunyai beberapa sifat yang dimiliki otak manusia, yaitu:

  1. Kemampuan untuk belajar dari pengalaman.
  2. Kemampuan melakukan perumuman (generalization) terhadap input baru dari pengalaman yang dimilikinya.
  3. Kemampuan memisahkan (abstraction) karakteristik penting dari input yang mengandung data yang tidak penting.

Jaringan syaraf tiruan adalah sistem pemrosesan informasi yang mempunyai karakteristik kinerja tertentu yang sama dengan jaringan neural biologis. Jaringan syaraf tiruan telah dikembangkan sebagai generalisasi model matematika dari kognisi manusia atau biologis neural, berbasis pada asumsi bahwa:

  1. Pemrosesan info terjadi pada banyak elemen sederhana yang disebut neuron.
  2. Sinyal diberikan antara neuron lewat jaringan koneksi.
  3. Setiap jalinan koneksi mempunyai bobot yang mengalikan sinyal yang ditransmisikan.
  4. Setiap neuron menerapkan fungsi aktivasi (yang biasanya non linear) terhadap input netto n (jumlah sinyal input terbobot) untuk menentukan sinyal outputnya.

Field Programmable Gate Arrays (FPGA) adalah sebuah konsep teknologi IC yang dapat diprogram dan dihapus seperti halnya RAM. FPGA dapat digunakan untuk menerapkan rancangan hardware apapun. Salah satu penggunaan yang sering adalah untuk prototype hardware. FPGA kemudian berkembang pesat, baik dari segi kepadatan gerbang, kecepatan dan disertai dengan penurunan harga jual.

Orang yang paling sukses adalah orang yang paling bertaqwa. Sedangkan orang yang paling bertaqwa adalah orang yang paling bermanfaat bagi alam semesta.

Hm………

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.